kini tibalah pada bagian ke 3
media pembelajaran goolek.com kupas yaitu :
Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran
Media pembelajaran berfungsi sebagai
pembawa informasi dari sumber (guru) menuju penerima (siswa) guna mencapai tujuan
pembelajaran, dalam kegiatan pembelajaran fungsi media dapat diketahui
berdasarkan adanya kelebihan media dan hambatan yang memungkinkan timbul dalam
proses pembelajaran. Selain itu, media pembelajaran dapat memperjelas penyajian
pesan, dimana penyajiannya dapat disajikan dalam sebuah obyek misalnya, gambar,
film atau model. Banyak variasi dari media pembelajaran dapat menarik perhatian
anak sehingga dapat mengatasi sikap pasif anak saat proses pembelajaran, selain
itu dapat memotivasi minat belajar siswa, dan memandirikan anak untuk belajar.
Arifin,A menjelaskan bahwa media
pembelajaran dalam persepektif psikologis adalah media pembelajaran merupakan
stimulus-stimulus yang selalu siap untuk direspon oleh para siswa. Semakin
banyak stimulus dilingkungannya maka semakin banyak pula yang direspon olehnya,
dan kemudian dengan sendirinya pengalamannya pun bertambah (Munadi,2008:14).
Hal tersebut memberikan penjelasan bahwa
pengaruh psikologis menentukan keberhasilan penggunaan media pembelajaran untuk
membangkitkan keinginan, dan minat siswa untuk belajar. Media pembelajaran
memberi kemudahan bagi guru dan siswa. Bagi guru, akan mempermudah dan memperjelas
materi pembelajaran yang sulit disampaikan pada siswa, sedangkan bagi siswa
sendiri dapat mempermudah mencerna dan mengkaji mengenai materi pembelajaran.
Fungsi media pembelajaran, dapat
ditekankan beberapa hal berikut ini:
a.
Penggunaan media pembelajaran bukan
merupakan fungsi tambahan, tetapi memiliki fungsi tersendiri sebagai sarana
bantu untuk mewujudkan situasi pembelajaran yang lebih efektif.
b.
Media pembelajaran merupakan bagian
integral dari keseluruhan proses pembelajaran. Hal ini mengandung pengertian
bahwa media pebelajaran sebagai salah satu komponen yang tidak berdiri sendiri
tetapi saling berhubungan dengan komponen lainnya dalam rangka menciptakan
situasi belajar yang diharapkan.
c.
Media pembelajaran berfungsi untuk
mempercepat proses belajar. Fungsi ini mengandung arti bahwa dengan media
pembelajaran siswa dapat menangkap tujuan dan bahan ajar lebih mudah dan lebih
cepat (Susilana,2008 : 10).
d.
Memungkinkan siswa langsung berinteraksi
dengan lingkungannya, pada beberapa jenis media, penggunaanya akan membuat
siswa untuk berinteraksi langsung dengan lingkungannya. Pada pembelajaran
biologi siswa dapat diajak mencari berbagai jenis tumbuhan ganggang ditepi
sungai dan sebagainya. Dalam kaitan ini hal-hal tersebut di atas merupakan
sesuatu yang ada secara alami dan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran
(media by utilization)
e.
Membuat konkret konsep yang abstrak,
dengan adanya media, materi-materi yang bersifat abstrak dapat dijadikan
konkret. Dalam pembelajaran agama islam guru akan sangat sulit untung
menggambarkan tentang surga, neraka, malaikat, setan dan konsep-konsep lain
yang harus diyakini oleh siswa. Memang tidak semua hal dalam pembelajaran
pendidikan agama harus di konkritkan, karena memang terdapat banyak hal yang
tidak mungkin di konkritkan, tetapi dalam proses pembelajaran harus selalu ada
upaya mengkonkritkan hal-hal yang
abstrak tersebut, sehingga penerima pesan (siswa) menjadi jelas tentang apa yang
disampaikan guru (Sugeng, 2010 : 118)
Sedangkan manfaat dari
media pembelajaran adalah sebagai berikut:
a. Pengajaran
akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar.
b. Bahan
pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih difahami oleh para
siswa, dan memungkinkan siswa menguasai tujuan pengajaran lebih baik.
c. Metode
pembelajaran akan lebih bervariasi,tidak semata-mata komunikasi verbal melalui
penuturan kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak
kehabisan tenaga, apalagi guru mengajar untuk setiap jam pelajaran.
d. Siswa
lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengarkan uraian
guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemontrasikan
dan lain-lain.(Sudjana,2009 : 2 )
e. Mengatasi
keterbatasan ruang, waktu, tenaga, dan daya indera
f. Menimbulkan
gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar
(Susilana,2008 : 9)




